Training Within Industry (TWI): Metode Manajer Mencetak Karyawan Pejuang

Belajar dari Toyota Talent, di bawah ini adalah sebagian prinsip-prinsip Training Within Industry (TWI) yang dikembangkan oleh Toyota, the greatest manufacturer in the world, dalam rangka menyiapkan para talent untuk mengawaki proses manufaktur Toyota. Rasanya tak berlebihan jika kita menyempatkan melongok sejenak sebagian prinsip-prinsip mereka, khususnya bagaimana kiprah manajemen “menggodok” para subordinate-nya untuk menjadi karyawan pejuang, karena sejatinya kebutuhan akan sumber daya manusia handal menjadi pe-er mumet bagi kita semua.

Sebagian prinsip-prinsip tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Setiap atasan adalah guru, pengajar dan panutan bagi bawahannya.
  2. Bawahan tidak pernah salah, hanya dia belum diajari oleh atasannya.
  3. Bila bawahan belum bisa bekerja meskipun sudah diajari, maka atasannya belum bisa mengajarinya (tidak mengerti aspek gaya belajar (learning style) dan aspek psikologi bawahannya)
  4. Bila bawahannya ternyata belum bisa bekerja juga, maka atasan tersebut belum pantas menjadi atasan, karena belum bisa menjadi guru, pengajar dan panutan yang baik bagi bawahannya. (http://www.hrm-indonesia.com/?p=19)

Doh, kalo ngelirik kiprah kita sebagai manajer kudu mencocokkan dengan prinsip-prinsip di atas, lha kok tak gampang untuk memerankan jadi manajer andal yo?. Apalagi kalo kita inget wejangan dari begawan Peter F. Drucker di bawah ini:

“Seseorang seharusnya tidak ditempatkan di posisi manajerial jika visinya berfokus pada kelemahan bawahannya dan bukan pada kekuatan mereka”

Nah lho…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s