Personality Type: FEELING EXTROVERT (Fe)

FEELING EKSROVERT

Intisari tentang anda: Kecerdasan Anda Feeling yang berarti merujuk kepada perasaan Anda, yang membuat Anda pandai memahami orang lain. Kecerdasan tersebut dikemudikan bergerak dari luar ke dalam sehingga Anda menjadi hebat dalam persahabatan dan hubungan sosial.

Sistem operasi otak berada di : Belahan Limbik KananLapisan Kelabu (luar) Kecerdasan setara : Soc-Q (Social Quotient) Peranan : Owner (Pemilik) Kelebihan : Magnifying (Pembesaran) Target : People (Orang) Harapan : Coaching (Penggemblengan) Arah Merek : Merek pada tim dan organisasinya Tabiat terhadap uang : Ambil risiko Konstitusi (Bentuk) Jasmani : Displastis yang kecil Kekuatan Jasmani : Pernafasan dangkal Fungsi Tubuh : Stamina jarak menengah

Personaliti tetap yang dapat diriset secara psikometrik : Emphaty, tolerant, communicative,listener, sympathetic, persuasive, affectionate, refreshing, considerate, guiding

Empat Kata Kunci: Merasakan, pernafasan, memimpin, mencintai

Cara Belajar: Mendiskusikan dengan guru/teman sambil memperbanyak item yang direview verbal Meningkatkan minat belajar: Dipuji dan didampingi supaya meningkatkan mood belajar sesaatnya. Klu Diri: Mencari KADER untuk mengaktualisasikan  panggilan jiwanya.

Keutamaan SEKOLAH menuju karir di INDUSTRI yang sesuai (Prioritas #1) : Psikologi, komunikasi, diplomasi, humas/promosi

Sekolah menuju PROFESI pilihan lainnya (Prioritas #2) : Politisi, eksekutif, lawyer, kesenian, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,, hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, counselor,  ideolog, personalia, lawyer, birokrat, aktivis, atlit marato

Sisi positif yang perlu dibina dan hal yang perlu diwaspadai dari anda sendiri: Pendengar seperti ‘sponge’ namun sebenarnya berhati kenyal, peduli orang lain meski abai terhadap satu per satu persoalan orang lain, selalu ada misi baru namun terlalu mudah menyerah, jika sedang bersih hati mudah mendapat ilmu tinggi namun justru jarang membersihkan hatinya, memiliki kepasrahan yang tinggi namun sebenarnya sikap itu datang dari malas berpikir dan menggampangkan banyak hal.

Penjelasan Hasil FEELING EKSTROVERT

Fe adalah singkatan dari Feeling extrovert. Jika huruf F berdiri sendiri merupakan identitas sebagai mesin kecerdasan. Menurut kon- sep STIFIn ragam mesin kecerdasan hanya ada lima, dan F adalah salah satu diantara 5 mesin kecerdasan tersebut. Identitas mesin kecerdasan berubah menjadi kepribadian ketika mesin kecerdasan digandengkan dengan jenis kemudi di belakangnya. Jenis kemudi kecerdasan hanya ada dua, yaitu i (introvert) dan e (ekstrovert). Dengan demikian Fe su- dah menjadi identitas kepribadian. F ditulis dengan huruf besar karena pengaruhnya sebagai mesin kecerdasan lebih besar dari e yang ditulis dengan huruf kecil yang berperan hanya sebagai kemudi kecerdasan.

Pengertian sederhana dari Feeling extrovert adalah jenis kepriba- dian yang berbasiskan kecerdasan emosi atau perasaan yang proses kerjanya dikemudikan dari luar dirinya menuju ke dalam dirinya. Ke- pribadian Fe ini memiliki kekhasan karena memiliki kemampuan sosial yang melebihi delapan jenis kepribadian yang lain. Kelebihan ini dapat disepadankan dengan kecerdasan sosial atau disebut Soc-Q (Social Quotient).

Sistem operasi pada tipe Fe berada di belahan otak bagian bawah di sebelah kanan atau disebut sebagai limbik kanan. Pada limbik kanan tersebut yang menjadi kemudi kecerdasannya berada di lapisan abu- abu yang letaknya di bagian luar atau permukaan otak. Limbik kanan abu-abu itulah yang menjadi sistem operasi tipe Fe.

Lapisan yang berwarna abu-abu memiliki tekstur otak yang lebih longgar karena mengandung dendrit lebih sedikit. Kerapatan yang lebih rendah dibandingkan dengan lapisan bagian dalam tersebut membuat kemudi kecerdasan bergerak dari luar ke dalam. Hal ini menyebabkan ‘tuan yang punya badan’ lebih malas untuk bergerak melakukan aktivi- tas kecuali ada pengaruh luar yang membangkitkan mood-nya untuk bersosialisasi

Mesin kecerdasan F sesungguhnya identik dengan pernafasan. Mereka memiliki kapasitas pernafasan yang besar. Kapasitas pernafasan yang kuat itu disebabkan karena orang F memiliki mesin yang besar. Mesin itu berupa jantung dan paru-paru yang besar. Dengan mesin yang besar ini orang F dapat memompa oksigen yang lebih banyak ke dalam darah. Tipe Fe lebih bergantung kepada suplai baterai (charger) yang datang dari luar dirinya. Mesin yang besar itu harus dinyalakan dari luar namun begitu mesin menyala maka akan beraksi sedikit menggebu- gebu. Bentuk (konstitusi) fisik orang F secara umum disebut sebagai displastik, karena mesin yang besar tersebut didukung oleh tulang yang kecil sehingga bawaannya terasa berat. Karena mesinnya besar maka bentuk badannya terlihat lebar dan tebal. Akibatnya pada bagian punggung seperti ini lebih sulit digerakkan (disebut displastik). Pada tipe Fe mesin yang besar tersebut ditopang oleh tulang yang lebih kecil. Tinggi badan tipe Fe lebih pendek, sehingga lebih terkesan seperti pendekar (pendek dan kekar). Secara fisik ia dapat menggunakan pernafasan dalam yang bersumber dari paru-parunya. Namun karena charger ba- terainya bersumber dari luar maka tipe Fe memiliki kapasitas perna- fasannya lebih dangkal.

Kekuatan pernafasan karena mesin yang besar tersebut dapat di- gunakan untuk jenis olahraga yang memerlukan stamina jarak jauh dan jangka panjang seperti lari marathon. Juga dengan pernafasan yang pan- jang tersebut secara mental ia memiliki potensi kekuatan mental yang lebih baik. Mampu mendengar bahasa hati orang lain lebih lama. Bah- kan mampu menjaga perasaan dan berempati lebih baik dari orang lain. Atau juga ia seperti memiliki kadar cinta yang lebih banyak, baik untuk mencintai ataupun dicintai. Namun khusus pada tipe Fe kemampuan daya jangkau pernafasan atau mental untuk berbagi perasaan bersifat lebih meluas. Menjangkau gabungan berbagai event jarak menengah atau memberi perhatian kepada lebih banyak orang.

Kematangan emosi tipe Fe disalurkan dengan melakukan kaderi- sasi kepada orang-orang yang disayanginya. Fokusnya adalah menjadi coach bagi orang lain. Menggembleng orang-orang yang disayanginya. Penyaluran emosi seperti ini mendorong ia menjadi seperti king-maker. Mencetak orang supaya menjadi yang terbaik kalau perlu sampai men- jadi raja. Kematangan emosinya lebih suka memberi jalan kepada orang lain untuk terjun memimpin sementara dirinya lebih senang duduk di belakang layar sebagai perintis atau pemilik. Panggilan alamiah tipe Fe lebih senang mendorong orang lain untuk melangkah setinggi-tingginya dengan bimbingannya. Ketika menggembleng ia memang memberi se- banyak yang ia bisa bahkan terkesan menggebu-gebu namun pada akh- irnya ia akan puas jika kadernya berhasil meraih mimpinya. Kelebihan- nya justru kepada kemampuannya membesarkan (magnifying) orang lain. Fase berikutnya ia menikmati pengaruhnya sebagai king-maker atau owner dari usaha yang dirintisnya. Tipe Fe menyukai menjadi tokoh tetapi jenis tokoh yang di balik layar.

Target pribadinya adalah kepada mencetak orang. Selalu berori- entasi kepada orang. Jiwa sosial tipe Fe memang cukup tinggi. Kepedu- liannya selalu ingin memperbaiki kemampuan SDM (sumberdayamanusia) dari masyarakatnya. Panggilan jiwanya sebagai mentor atau coach (pelatih) memberi makna yang besar dalam hidupnya. Ia merasa te- lah mengaktualisasi diri jika ada diantara kader-kadernya yang berhasil meraih mimpinya. Secara kepakaran pun tipe Fe terpanggil untuk men- jadi coach. Bahkan bermimpi menjadi coach yang termahal bayaran- nya. Meskipun begitu kerap kali tipe Fe lebih mengorbankan transaksi pembayaran upah jika aspek penggemblengan SDM nya terasa lebih menantang. Panggilan sosialnya untuk mengangkat SDM ditempatkan lebih tinggi dibanding transaksi komersialnya.

Pengaruh sosial yang menjadi batere baginya terkadang membuat tipe Fe menjadi begitu subjektif ketika mengukur sesuatu. Bahkan ketika ia menjalankan usaha proses kalkulasi bisnis terkadang terabaikan karena menggebu-gebu memperjuangkan apa yang disukainya. Argu- mentasinya kerap kali membawa-bawa pertimbangan sosial, meski se- sungguhnya karena ia suka. Dan letak kesukaannya ini didasari oleh dirinya yang mengukur keberadaannya secara sosial. Jadi kepentingan dirinya di mata sosial dan kepentingan sosial murni dapat beririsan. Ketika sudah suka maka ia akan membuat keputusan yang nekat, berani ambil risiko. Kurang hati-hati mempertimbangkan bahwa pada akhir- nya bisa jadi ia akan menjadi korban demi kepentingan orang lain. Begitulah tabiat dia dalam mengelola keuangan yang terkadang terlalu be- rani melangkah mengambil risiko yang terlalu besar sementara di balik keputusannya masih banyak unsur ketidakpastian.

Kegetolannya membangun SDM justru menciptakan merek bagi dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya untuk membangun tim pe- menang dan organisasi terbaik. Ia justru merasa gagal jika dirinya yang dialamatkan terhadap keberhasilan organisasi. Justru ia merasa berha- sil jika tim dan organisasinya telah menjadi yang terbaik di bidangnya dan bahkan sudah bisa dilepas sendiri menjalankan hasil tempaannya. Panggilan jiwanya selalu menginginkan karya tempaan atau hasil gem- blengannya tertanam dalam pada tim dan organisasi yang digemblengnya.

Jika menggunakan sudut pandang dunia psikologi (aliran perilaku) kepribadian Fe mesti memiliki sifat perilaku khas yang dapat dibuktikan dan diukur yang berbeda dari delapan kepribadian yang lain. Terdapat sepuluh item yang bisa dibuktikan keberadaannya dan bisa diukur se- cara psikometrik. Menurut konsep STIFIn kesepuluh item tersebut men- jadi kepribadian tetap yang tidak akan berubah dan akan selalu eksis seiring dengan penambahan umurnya. Sepuluh sifat yang tetap terse- but adalah: emphathy, tolerant, communicative, listener, symphatetic, persuasive, affectionate, refreshing, considerate, dan guiding (bahasa Inggris dipertahankan supaya definisinya tidak multi tafsir).

Proses belajar yang sesuai bagi tipe Fe adalah mendiskusikan mata pelajaran dengan guru/teman sambil memperbanyak item yang direview verbal. Bagaimanapun tipe F secara umum harus belajar menggunakan telinga. Ia harus menjadi pendengar yang baik. Namun bagi tipe Fe proses komunikasi yang interaktif lebih disukainya karena charger baterainya ada di luar. Dengan demikian diskusi menjadi pilihan terbaik bagi tipe Fe.

Motivasi belajarnya akan terjaga jika ia dipuji oleh orang lain apalagi oleh teman seumurnya. Ibarat seperti perempuan yang ingin belajar maka tipe Fe merasa lebih nyaman jika didampingi orang lain, apalagi jika orang yang mendampinginya adalah orang yang begitu be- rarti baginya. Menyediakan pendamping bagi tipe Fe sekaligus merupa- kan upaya untuk meningkatkan mood belajar .

Prioritas utama jika ingin memilih jurusan dan memilih profesi sebaiknya diarahkan pada satu diantara empat pilihan industri berikut ini, yaitu psikologi, komunikasi, diplomasi, humas/promosi. Selanjut- nya dapat dipilih diantara pilihan jurusan atau profesi seperti pilihan berikut ini: politisi, eksekutif, lawyer, kesenian, investor, negarawan, trainer/public speaker, administrasi negara, seniman, budayawan,, hubungan internasional, salesman,inspirator, motivator, psikiater, coun- selor, ideolog, personalia,birokrat, aktivis, atlit maraton, dll.

Mengapa memerlukan dan lain-lain karena semakin kesini profesi semakin beragam. Namun jika ingin memilih jurusan ataupun profesi patokan bagi tipe Si adalah mempertimbangkan empat kata kuncinya, yaitu: merasakan, pernafasan, memimpin, dan mencintai. Artinya jurusan atau profesi yang dipilihnya didominasi oleh unsur-unsur yang memerlukan keterlibatan emosi termasuk kemampuan berkomunikasi dari hati ke hati, secara fisik memerlukan nafas yang panjang atau diaplikasikan dalam bentuk memerlukan semangat yang tinggi sehingga bisa bekerja atau bertanding secara marathon, dan memerlukan kharis- ma dan kemampuan kepemimpinan, serta mampu menangkap simpati atau cinta orang lain atau pengikutnya sehingga para pengikutnya atau para pengagumnya tidak merasa cinta bertepuk sebelah tangan.

Sebagai pribadi yang utuh tipe Fe memiliki sisi-sisi diametral se- bagai berikut: pendengar seperti ‘sponge’ namun sebenarnya berhati kenyal, peduli orang lain meski abai terhadap satu per satu persoalan orang lain, selalu ada misi baru namun terlalu mudah menyerah, jika sedang bersih hati mudah mendapat ilmu tinggi namun justru jarang membersihkan hatinya, memiliki kepasrahan yang tinggi namun sebe- narnya sikap itu datang dari malas berpikir dan menggampangkan ba- nyak hal. Oleh karena itu perlu berwaspada dengan kelemahannya dan berusaha mengekploitasi kelebihannya. Biasanya jika kelebihannya bergerak membaik maka secara otomatis kelemahannya tertutup de- ngan sendirinya.

Jalur keberhasilannya justru terletak pada sejumlah KADER yang telah berhasil digemblengnya sebagai wadah untuk mengaktualisasikan panggilan jiwanya. Mengkader orang hingga berhasil mengeluarkan energi positif yang besar. Kemistri CINTA yang datang menghampir- inya bersamaan dengan kedatangan sumber energinya mesti disambut dengan suka cita. Jika banyak orang yang mengharapkan digembleng olehnya (didatangi cinta) maka orang Fe harus merespon secara positif (menerima cinta) agar siklus cintanya pada akhirnya membesar dengan sendirinya. Letak keberhasilannya justru sejalan dengan membesarnya siklus cintanya. Bagi orang Fe siklus cinta itu berarti seberapa banyak kadernya yang telah sukses dibina olehnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s