Wisata Keluarga di Pulau Untung Jawa

Kita yang tinggal di wilayah Banten cenderung kalau bicara Pantai, ya yang dikenal adalah Pantai Carita, Anyer dan jejeran pantai-pantai di daerah Barat Serang sana. Eh, ternyata ada juga wisata keluarga yang cukup layak untuk dinikmati oleh warga Banten, khususnya yang tinggal di Tangerang dan sekitarnya. Selain dekat, juga cukup ramah biayanya. Namanya, Pulau Untung Jawa. Lokasi Pulau ini sekitar 1,5- 2 jam perjalanan normal menggunakan mobil dengan kecepatan 60-70 km/jam dari Citra Raya Tangerang.

Kami sudah cukup lama sebenarnya ingin mengunjungi tempat wisata keluarga ini dan alhamdulillah di musim liburan lebaran 1435H ini ada kesempatan ke Pulau Untung Jawa.

Pulau Untung Jawa adalah kelurahan di Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Kabupaten Adm Kepulauan Seribu Provinsi DKI Jakarta. Pulau Untung Jawa memiliki arti Keberuntungan untuk Pulau Jawa. Konon katanya, pulau ini bernama Pulau Amiterdam pada masa penjajahan Belanda.

Pulau untung Jawa merupakan Pulau kecil dan berpenduduk. Di sini obyek alam yang bisa dinikmati adalah hutan bakau dan pantai yang alami. Kita bisa memancing atau berenang di pantai yang ombaknya kecil. Di bagian utara ada pantai dengan hutan bakau dan dermaga, sementara di bagian selatan ada pantai dengan batu karang.

 

dani 221 dani 223

Untuk mencapai pulau untung jawa ini, dermaga tanjung pasir di kawasan Teluk Naga Tangerang menjadi alat penyambung untuk sampai di pulau untung jawa. Untuk mencapai tanjung pasir ini, rute yang paling gampang ditempuh kalau dari arah Tangerang ambil jalan yang ke Daan Mogot lalu belok kiri ke arah bandara SOETTA. Ikuti jalan terus menuju kawasan teluk naga, ketika sampai di perempatan pasar kampung melayu tangerang, belok ke kanan menuju tanjung pasir. Perjalanan agak macet di perempatan pasar kampung melayu ini karena banyaknya angkot-angkot dan motor yang menghalangi dan menyumbat di pusat perempatan itu.

Secara keseluruhan untuk mencapai tanjung pasir ini gak ada kesulitan sama sekali, rambu-rambu penunjuk arah banyak bertebaran koq. Di sepanjang jalan juga banyak bertebaran rumah makan khas hidangan laut, warung-warung kecil yang menyajikan minuman segar seperti es kelapa dan soft drink ada, bahkan lapak-lapak penjual hasil tangkapan nelayan pun berjejeran baik ikan basah maupun ikan asin dan terasi. Pssttt… jadi kalo mau beli oleh-oleh dari tanjung pasir ini berupa hasil laut (ikan, kepiting, rajungan, kerang, udang, cumi) , ikan asin dan terasi yaa..

Begitu sampai di Pantai Tanjung Pasir, kita akan ditarik retribusi masuk + parkir mobil sebesar Rp. 30 ribu per mobil. Biaya ini cukup sekali bayar saja walaupun kita parkir menginap. Saya cukup terheran melihat tak banyak orang yang beraktivitas di pantai. Rasanya tempat ini hanya berupa nama Pantai saja. Selebihnya banyak kapal kayu ukuran sedang bersandar di dermaga untuk menunggu penumpang yang akan menyeberang ke pulau. Ada sekitar 100an buah kapal yang bersandar. Wajar ketika sampai ada seorang ABK yang langsung menawarkan untuk berangkat ke Pulau. Jika tak mau menyeberang maka tak ada aktivitas atau hiburan apapun yang bisa dinikmati di Pantai Tanjung Pasir ini. Jadi bisa disimpulkan jika Pantai Tanjung Pasir ibarat dermaga penumpang yang mau melanjutkan perjalanan ke Pulau Untung Jawa. Hanya ada beberapa restoran seafood di tepi dermaga namun tak banyak pengunjung yang mampir.

Ada catatan penting nich, kalau mau ke Untung Jawa, upayakan sudah sampai di Dermaga Tanjung Pasir sebelum pk. 08.30 agar suasana tidak riweuh, apalagi musim liburan kayak gini. Trus, kalau pulang, ambil waktu sebelum pk. 10.00 sudah keluar dari Pulau Untung Jawa menuju Tanjung Pasir sehingga tidak terkena kemacetan dengan para pengunjung yang baru datang. Alhamdulillah, perjalanan kami ke Pulau Untung Jawa ini lancar dan tidak ngapokin karena pengaturan waktu tersebut. Kalau tidak, dijamin dech…terasa kapok, bayangin ajha, ketika kami pulang, sekitar pk. 11.00, itu di jalanan menuju Tanjung Pasir sudah mengular kendaraan mobil dan motor, bisa jadi belasan atau puluhan kilometer. Mereka adalah pengunjung yang akan ke Tanjung Pasir atau menyeberang ke Pulau Untung Jawa. Walaupun demikian, saya sangat salut pada para petugas  kepolisian, dishub dan sukarelawan warga yang mengatur lalu lintas menuju dan keluar Tanjung Pasir. Saya membayangkan kalau tidak diatur, niscaya nge-lock parah tuch jalanan.

Jika pengunjung agak sepi, kadang kapal yang akan menyeberangkan kita perlu ngetem dulu untuk menunggu jumlah penumpang yang “layak” menurut ABK. Alhamdulillah, karena sedang musin liburan lebaran, pengunjung kali ini bahkan membludak. Jadi, kami langsung saja naik kapal dan tancap gas menuju Pulau Untung Jawa.

dani 312 dani 222

Karena musim liburan lebaran, biaya ongkos kapal sekali jalan dikenakan 20rb per orang dewasa dan 10rb untuk anak-anak. Menurut para ABK, kalau hari biasa ongkos lebih murah. Hanya lebih murahnya berapa mereka nggak menyebutkan.

Selama melintasi kita akan menyaksikan perubahan air laut yang coklat keruh kemudian berubah menjadi lebih sedikit biru dan jernih setelah setengah perjalanan. Sesampai di Dermaga Pulau Untung Jawa akan tampak beberapa aktivitas pantai.  Di tepi dermaga pun kita bisa menyaksikan dengan jelas ikan-ikan kecil berenang didalam warna air laut yang lebih berwarna hijau tosca. Tampaknya banyak warga ibukota yang sering berkunjung kesini terutama anak-anak. Karena sarana permainan anak cukup tersedia. Ada beberapa pantai yang di antaranya bisa dinikmati bersama keluarga dengan ombak yang bergulung tenang. Pas saya berkunjung memang sebagian besar didominasi oleh anak-anak kecil yang tengah bermain di laut.

dani 233 dani 226 dani 232    dani 243 dani 239

Apa yang bisa dilakukan selama di Pulau Untung Jawa? Sesampai di Dermaga cobalah untuk eksplorasi pulau yang luasnya tidak sampai 10 ha ini. Karena pulau ini adalah berpenghuni maka akan banyak dijumpai rumah-rumah penduduk yang lebih tertata dan rapi. Dengan kondisi jalan yang terawat dan bersih beralaskan susunan conblock sehingga memudahkan pengunjung untuk berkeliling pulau. Ada dua alternatif untuk mengelilingi pulau ini, jalan kaki atau sepeda. Saya pilih cara yang pertama karena lebih gampang. Di tepian jalan ada beberapa homestay berupa kamar dan rumah yang sengaja disewakan untuk pengunjung, tarifnya cukup bervariasi mulai dari Rp. 200 ribu – Rp. 500 ribu per-malam tergantung fasilitas dan lokasi. Harga ini bisa dishare dengan teman sekamar. Semakin jauh dari pantai maka akan semakin murah. Kami sekeluarga, menginap di Home Stay Arwana dengan tarif 350rb per malam per kamar full AC. Kamarnya cukup layak lah untuk membuat kita nyenyak tidur sampai pagi. Ada kamar mandi dengan air yang sangat bersih, walaupun rasanya masih agak payau sedikit, mungkin karena pengaruh kedekatan dengan laut atau bisa juga karena pengeborannya kurang dalam. Dilengkapi juga fasilitas dispenser yang bisa dinikmati rame-rame bagi mereka yang malam-malam perlu ngopi atau menghilangkan dahaga.

dani 315 dani 257 dani 258 dani 256 dani 260

Selain penginapan, banyak rumah juga yang disulap menjadi toko cinderamata, rumah makan atau hanya tempat penyewaan alat snorkelling dan sepeda. Namun umumnya organisasi di kampung ini cukup baik. Ketika kita menyewa sebuah kamar maka tinggal hubungi saja pengelola rumah jika ingin menyewa sepeda atau alat snorkelling. Biar mereka yang bekerja memenuhi kebutuhan kita. Tinggal kita bayar saja karena harga umumnya sama untuk setiap tempat. Tak ada perbedaan yang signifikan tak perlu takut ditipu atau kemahalan.

Saya cukup mengapresiasi kepedulian perangkat kelurahan di Pulau ini, karena ternyata di tempat ini juga tersedian fasilitas puskesmas yang sungguh menurut saya sangat bagus plus dengan fasilitas ibadah yaitu, masjid yang sangat representatif untuk ibadah dengan khusyu’

20140730_190515

dani 244 dani 245 dani 249 dani 250 dani 251  dani 253 dani 255

Selama berkeliling kita bisa menyaksikan beberapa objek yang menarik untuk dikunjungi. Pertama, Pantai Untung Jawa yang berlokasi di sebelah dermaga wisata. Pantai ini adalah andalah wisata karena airnya cukup jernih dengan pasir putihnya. Banyak aktivitas yang ditawarkan oleh pengelola seperti banana boat, berenang, kano, dsb. Air lautnya yang berombak tenang menjadikan tempat favorit buat anak-anak berenang.

dani 242 dani 241 dani 240

Kedua, Dermaga memancing letaknya sebelah utara pulau Untung Jawa. Saya juga cukup heran ketika melihat di dermaga ini banyak sekali orang yang duduk berdiam diri dengan memegang alat pancing masing-masing.

dani 261 dani 262 dani 259 dani 260

Ketiga, di sebelah dermaga pancing terdapat banyak sekali kapal tua bersandar rupanya terdapat tempat perbaikan kapal dan juga pembuatan kapal baru. Banyak hal yang bisa kita nikmati sambil menyaksikan beberapa orang membuat kapal baru atau memperbaiki kapal tua.

dani 264 dani 266 dani 267

Keempat, selain pantai yang berpasir putih ternyata ada pantai satu lagi dimana kita bisa menyaksikan kota Jakarta dengan gedung-gedung pencakar langitnya dari kejauhan. Cuma pantai ini tak terlalu diminati dikarenakan pasirnya yang sedikit keras, terdapat banyak kerikil dan kerang yang berserakan ditepian pantai yang berombak sedikit gelombang. Sehingga cuma bisa menyaksikan pemandangan sambil  duduk santai saja di sekitar pendopo yang sudah dibangun warga.

dani 270 dani 271 dani 279 dani 281 dani 282   dani 259

Kelima, wisata hutan mangrove. Setelah puas dengan pantai ada baiknya mengunjungi hutan mangrove yang berada di tepi barat pulau. Sesekali akan ada puluhan burung yang terbang bergerombol keluar dari hutan ini kemudian menyusuri pulau. Indah sekali menyaksikannya.

dani 230

dani 285 dani 289 dani 291 dani 292

 

dani 302  dani 309

20140730_103924 20140731_061423 20140730_110742

Jadi buat yang merindukan pulau dan pantai dekat dengan tempat tinggal yang di Tangerang dan Jakarta, datanglah ke Pulau Untung Jawa. Selain dekat dan tak memerlukan banyak waktu. Pulau ini cukup menarik buat wisata keluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s