KENDI BOCOR

Inspirasi Buku Fokus Satu Hebat 23Seorang pengangkut air di Cina memiliki dua kendi besar. Setiap kendi digantungkan pada setiap ujung sebuah galah yang ia pikul. Satu kendi selalu dapat diisi air hingga penuh. Sementara kendi yang lain retak sehingga ketika sampai di rumah, kendi itu hanya terisi setengahnya.

Selama dua tahun sang pengangkut air hanya dapat mengangkut air sebanyak satu setengah kendi. Kendi yang tidak rusak merasa bangga karena ia dapat memenuhi tugasnya dengan baik sesuai dengan tujuan keberadaannya. Sementara itu, kendi yang retak merasa malu dengan ketidaksempurnaannya.

Pada suatu hari, kendi yang rusak berkata kepada tuannya, sang pengangkut air, “Saya malu dengan diri saya sendiri. Tubuh saya yang retak ini menyebabkan air yang saya tampung tumpah di sepanjang jalan menuju rumah.”

Sang pengangkut air menjawab, “Coba lihat, banyak bunga yang tumbuh di sisi jalanmu, tapi tidak di sisi jalan yang lain. Saya mengetahui kekuranganmu. Oleh karena itu, saya selalu menaburkan benih-benih bunga di sisi jalanmu dan ketika kita berjalan pulang, kau menyiraminya.”

“Selama dua tahun, saya selalu dapat membawa pulang bunga-bunga yang indah untuk dipajang di rumah. Kalau kau bukan dirimu seperti apa adanya, tidak akan ada keindahan yang menghiasi rumah kita.” Demikianlah kisah kendi bocor.

Allah telah menciptakan kita semua dalam kondisi sebaik-baik ciptaan. Tidak ada ciptaan-Nya yang reject. Setiap orang memiliki kekurangan-kekurangan yang unik. Juga kelebihan-kelebihan yang spesial. Tinggal mau ke arah mana kita memperhatikan. Pada kekurangan kita, sehingga melahirkan perasaan duka dan tak berguna. Atau fokus pada keunggulan yang menjadikan kita bisa memberikan kebaikan bagi dunia dan akhirat kelak.

Salam #FokusSatuHebat.

2 thoughts on “KENDI BOCOR

  1. Inspirasi pagi yang menarik, membuat selalu optimis dalam kehidupan dibalik kekurangan kita. Terima kasih Pak Masduki.

    Disukai oleh 1 orang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s