TIDAK ADA ANAK BERMASALAH

Kang Masduki Fokus Satu Hebat 14Guru saya pernah menasihati, sebagaimana harta, anak yang semula diturunkan menjadi rezeki, bisa saja berubah menjadi bencana yang akan mencelakakan manusia. Tak sedikit anak yang lahir cantik, lucu, rupawan, dan menggemaskan, setelah beranjak remaja dan dewasa, ternyata mereka menjadi beban orangtua dan menjadi masalah di lingkungannya. Ada apa ini?

Adakah anak bermasalah di dunia ini yang dilahirkan sejak awal untuk menjadi anak bermasalah? Adakah anak yang lahir ke dunia ini sudah berniat di benaknya sejak lahir untuk menghancurkan masa depannya? Adakah anak yang dari lahir ke dunia ini berniat di benaknya, “Jika besar nanti, aku akan malas belajar, akan membangkang kepada orangtua, mencuri harta orangtua, akan menyusahkan ayah dan ibu, akan kecanduan narkoba, ingin hamil di luar nikah?” Tidak mungkin.

Oleh karena itu, sejatinya tidak ada yang namanya “anak bermasalah”, yang ada adalah orangtua yang bermasalah dalam menangani anaknya. Yuk, ngelmu parenting yang tepat, agar tidak salah menangani anak. ‪#‎HappyParenting‬

Salam ‪#‎FokusSatuHebat‬.

kangmasduki.com
Inspirator #FokusSatuHebat
Edukator Soft Skills

SOFT SKILLS INSTITUTE
Training-Coaching-Consulting
www.softskills.web.id | care@softskills.web.id
0813-8099-3677; 0838-1231-2014 (SMS/WA/Telegram)

2 thoughts on “TIDAK ADA ANAK BERMASALAH

  1. Lingkungan juga berpengaruh besar terhadap perkembangan anak, jika berada di lingkungan yang baik dan anak tersebut punya keinginan yang kuat untuk menjadi baik maka Insya Allah anak tersebut akan tumbuh dengan sifat yang baik. Apa lagi di jaman sekarang di mana orang tua dua-duanya bekerja, sangat sedikit waktu mereka untuk bias mengawasi anak-anaknya,
    Menjadikan anak yang berkualitas baik secara agama dan akademis juga perlu keterlibatan sekolah melalui guru yang bisa menjadi teladan, guru yang memang benar2 guru, yang mau ektsra capek mengajari anak2 dan tidak selalu berorientasi pada uang semata.
    Peran pemerintah juga sangat penting, salah satunya dengan membuat peraturan yang tidak bertentangan dengan pembangunan mental anak. Contohnya peraturan yang melarang pembangunan tempat hiburan malam di tengah perumahan, peraturan yang menginsruksikan para pengusaha penerbit untuk menjual buku dengan harga yang murah sehingga minat baca anak-anak tinggi.
    Dan masih banyak lagi cara untuk menjadikan anak berkualitas dan berkepribadian yang baik.
    Salama…

    Suka

  2. Sepakat Pak Sahudin Syahri. Kebaikan generasi adalah mempersayaratkan kolaborasi apik dari kebaikan pendidikan yang dilakukan oleh orangtua, sekolah/ guru dan sistem bernegara. Sistem ini tidak hanya sistem pendidikan tapi juga terkait dengan sistem poilitik, hukum, ekonomi, dan seterusnya. Tulisan di atas sedang membahas peran orangtua untuk menjadi madrasah pertama dan utama bagi anak. Insya Allah peran guru dan negara akan kita bahas berikutnya.

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s