STRATEGI JITU MENGATUR FOKUS

10349062_10204474984713240_3000776753318824130_nDi dalam bukunya, The 21 Indispensable Qualities for a Leader, John C. Maxwell menuliskan bahwa fokus merupakan salah satu dari 21 poin penting syarat sebagai seorang pemimpin yang baik. Ringkasnya, semakin spesifik fokus Anda, maka Anda akan semakin sukses dalam banyak hal. Pertanyaannya sekarang adalah bagaimana kita memfokuskan energi dan waktu? Tips berikut mungkin akan membantu.

Pertama, Fokuskan 70% pada kekuatan Anda (strength). Seorang trainer yang ahli niscaya akan berfokus pada satu satu tema training tertentu, sehingga seorang ahli trainer kepemimpinan tidak akan terprovokasi untuk menekuni materi training parenting. Peter Drucker pernah berujar, “Sesungguhnya, tidak ada orang yang mempunyai berprestasi buruk, yang ada adalah mengapa hanya sesekali orang tersebut berprestasi baik”. Semua hal yang dilakukan secara rata-rata (universal) tidak akan memberikan kompensasi yang berarti. Kekuatan itu selalu bersifat spesifik yang fokus.

Kedua, Fokuskan 25% kepada hal-hal baru. Pertumbuhan sama halnya dengan perubahan. Jika ingin menjadi lebih baik, harus berubah dan memperbaiki diri. Itu artinya bersiaplah untuk memasuki hal-hal yang baru. Jika Anda mencurahkan waktu, energi, perhatian, dan sumber daya untuk hal-hal baru yang berkaitan dengan kekuatan (strength) Anda, maka akan bertumbah menjadi seorang expert.

Ketiga, Barulah 5% fokus kita kepada pengaturan kelemahan (weakness). Tidak ada seseorang pun di dunia yang tidak memiliki kelemahan. Apa yang harus dilakukan dengan kelemahan kita? Mudah saja, delegasikan kepada orang lain yang memiliki kekuatan di bidang kelemahan kita. Ini yang saya lakukan dalam mengelola Divisi Plant di perusahaan tempat saya berkarya. Ketika pembahasan rincian membutuhkan keahlian teknis yang detil, maka saya delegasikan Pak Rois Suryono, manajer di bagian Engineering untuk melakukan follow-up hingga tuntas. Sedangkan saya tetap fokus membangun human resource dan menyelesaikan beragam masalah dalam area people development.

Ilustrasi tersebut memberikan pemahaman bahwa jika kelemahan yang menjadi fokus, maka jelas tidak akan bisa berkembang, tidak akan bisa melihat kesempatan emas disekitar kita, tidak akan bisa melihat sisi kebaikan orang lain. Ingat, hidup ini hanya sebentar dan sementara. Pergunakan waktu dengan efektif dan efisien, sebagai bukti syukur kita kepada Allah Sang Maha Pencipta.

Salam ‪#‎FokusSatuHebat‬

kangmasduki.com
Inspirator Fokus Satu Hebat
Edukator Soft Skills

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s