PEMIMPIN YANG MAU DAN MAMPU MENDENGAR

Kang Masduki Fokus Satu Hebat 36Menjadi pemimpin merupakan sebuah keniscayaan dan kewajiban bagi diri setiap orang. Dalam menjalankan kewajiban sebagai pemimpin, mendengarkan merupakan faktor penting yang harus diperhatikan dan diterapkan.

Menurut Peter Drucker, “60% dari setiap persoalan manajemen disebabkan oleh komunikasi yang tidak lancar”. Disini kehadiran seorang pemimpin yang tidak mendengarkan dengan baik, akan memberikan dampak pada komunikasi yang kurang baik juga. Selanjutnya John C. Maxwell juga mengatakan, bahwa “Sebagian besar dari masalah komunikasi adalah karena ketidakmampuan untuk mendengarkan”. Kedua ahli dalam bidang manajemen dan kepemimpinan ini, menempatkan mendengarkan sebagai pemegang kunci dari sebuah komunikasi yang efektif dalam membangun sebuah organisasi.

Seorang pemimpin yang memberi waktu pada dirinya untuk mendengarkan dalam menjalankan kepemimpinan, maka ia menempatkan diri sebagai pemimpin yang siap untuk menciptakan perubahan. Tujuan dari mendengarkan yang efektif adalah untuk belajar dan membangun keterjalinan hubungan yang baik. Untuk itu, pada saat seseorang berupaya melakukan aktivitas mendengarkan, sejatinya ia sedang berupaya meminimalisir kesalahan yang terjadi dalam menjalankan kepemimpinannya, serta meminimalisir terjadinya perubahan yang jauh keluar dari arah cita-cita ideal bersama.

Dengan mendengarkan, seorang pemimpin bisa mendekatkan diri dengan orang-orang yang dipimpinnya. Menciptakan perubahan sesuai dengan konteks yang dibutuhkan untuk berubah. Sehingga pantas jika ada pepatah yang mengatakan “Manusia diberikan dua telinga dan satu mulut, agar ia bisa mendengarkan lebih banyak dari pada berbicara”.

Dengan mendengarkan lebih banyak, manusia akan lebih banyak memiliki peluang untuk menyelesaikan permasalahan, dari pada membuat permasalahan baru.

Salam ‪#‎FokusSatuHebat‬

kangmasduki.com
Inspirator Fokus Satu Hebat
Edukator Soft Skills

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s