INTELEKTUALITAS dan MENTALITAS Manajer, Apa yang Diukur?

Dalam dunia industri yang berkembang makin  cepat dan cerdas, tak dipungkiri diperlukan sosok manajer yang cepat dan cerdas pula atau dalam bahasa orang kulon, knowledge worker, walau saya lebih senang menyebut sebagai manajer pejuang. Sejatinya sebagai manajer, niscaya selalu berinteraksi dengan data dan informasi sehingga tak ayal mereka akan berfikir, berbicara dan bertindak mendasarkan pada data dan informasi tersebut. Dalam konsep knowledge management, Russel Ackoff (1989)  mengenalkan hirarki Data – Informasi – Knowledge – Wisdom (DIKW) yang wajib menjadi isi intelektualitas dan mentalitas manusia. Celakanya, masih ada para manajer perusahaan yang hanya berhenti pada tahapan manajemen data dan informasi, belum sampe kepada menumbuhkan knowledge, alih-alih menjadi wisdom. Baca lebih lanjut